Air Terjun Jumog Karanganyar, Surga yang Hilang di Solo

Kekayaan alam Indonesia memang tidak ada habisnya. Jadi tidak heran kalau ada banyak tempat indah yang belum diketahui banyak orang. Salah satunya adalah Air Terjun Jumog Karanganyar yang kerap disebut sebagai surga yang hilang oleh para wisatawan. Sebutan itu disematkan pada tempat ini karena banyak wisatawan yang terkagum-kagum dengan keindahannya.

Air Terjun Jumog ini sudah cukup lama dikenal oleh para wisatawan. Tempat ini secara resmi dibuka sebagai lokasi wisata pada tahun 2004 lalu. Sebelumnya, jalur menuju air terjun sangat sulit, karena tertutupi oleh semak belukar. Masyarakat setempat pun berinisiatif untuk membersihkan sekaligus membuka jalan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke sana.

baca juga: Kebun Teh Karanganyar, Pilihan Wisata Murah di Solo

Sejak itu, berbagai fasilitas pun bisa digunakan oleh para wisatawan. Termasuk di antaranya adalah sebuah jembatan yang kerap dijadikan sebagai lokasi foto para wisatawan. Jembatan ini memang jembatan sederhana. Namun letaknya yang tepat berada di depan air terjun, membuat para wisatawan kesengsem untuk berpose di sana.

Suasana alami di Air Terjun Jumog Karanganyar
Suasana alami di Air Terjun Jumog Karanganyar via diqadian.blogspot.com

Air Terjun Jumog Karanganyar ini merupakan air terjun dengan ketinggian mencapai 30 meter. Untuk menuju ke lokasi air terjun, para traveler harus menuruni tebing yang cukup rindang. Sesampainya di depan air terjun, wisatawan bisa mendengarkan suara deburan air terjun yang cukup kencang. Diselingi dengan kicauan burung serta rerimbunan hijau, suasana di tempat ini pun masih terasa sangat asri.

Lokasi Air Terjun Jumog Karanganyar

Air Terjun Jumog ini berada di kaki Gunung Lawu Jawa Tengah. Tepatnya berada di Desa Berjo yang masuk dalam wilayah Kecamatan Ngargoyoso. Tempat ini berjarak kurang lebih 40 kilometer dari kota Solo.

Cara Menuju Air Terjun Jumog

Air Terjun Jumog ini bisa dijangkau baik ketika menggunakan kendaraan umum ataupn kendaraan pribadi. Datang ke tempat ini menggunakan sepeda motor atau mobil tidak akan terlalu sulit. Terutama karena papan penunjuk yang cukup lengkap.

baca juga: Rumah Teh Ndoro Donker, Tempat Nongkrong Asik di Kaki Gunung Lawu

Sementara kalau menggunakan kendaraan umum, bisa naik bus dari Kota Solo menuju Terminal Karangpandan. Perjalanan dari Karangpandan bisa diteruskan menuju ke Nglogrog dengan bus kecil. Dari Nglogrog, bisa dilanjutkan dengan naik ojek yang tarifnya tidak tentu. Bergantung pada kemampuan tawar menawar masing-masing.

Tiket Masuk Air Terjun Jumog Karanganyar

Untuk masuk ke area air terjun, traveler akan dikenakan tiket sebesar Rp3.000,00 per orang. Kalau membawa sepeda motor, ada biaya parkir sebesar Rp1.000,00. Sedangkan mobil ada biaya parkir Rp2.000,00. Dengan biaya tersebut, para pengunjung pun sudah bisa menggunakan berbagai fasilitas. Mulai dari keberadaan gazebo, kolam renang, arena permainan anak hingga rumah makan.