Hutan Pinus, Tujuan Wisata Batu Kuda Gunung Manglayang

Wisata Batu Kuda berlokasi di lereng Gunung Manglayang, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Dengan lingkungan camping ground yang asri diantara hutan pinus membuat jiwa dan raga kita serasa disegarkan untuk menghadapi rutinitas kerja di aktifitas mingguan.

Tempat wisata batu kuda manglayang saat ini merupakan destinasi favorit wisata para pecinta alam yang ingin menikmati keasrian alam di Bandung Timur. Pertama kali kita mendengar nama tempat wisata ini pasti bertanya-tanya kenapa namanya batu kuda?

Nah ternyata ada cerita menarik seputar Sejarah Tempat Wisata di Bandung Timur ini. Berdasarkan kesaksian kisah yang diyakini oleh masyarakat sekitar menyatakan bahwa, pada suatu ketika di zaman dulu, melintas pasukan yang mengiringi seorang raja dan permaisurinya di kawasan tersebut, Nah kuda milik Prabu Layang Kusuma dan istrinya Prabu Layang Sari tersebut tanpa diduga terperosok ke dalam lumpur.

Sejarah Wisata Hutan Pinus Batu Kuda

Namun anehnya, kuda tersebut sesudah terperosok tidak bisa beranjak, dan malah lama kelamaan kuda tersebut berubah menjadi batu. Nah, letak Batu Kuda itu dipercaya berada hanya 700 meter dari pintu gerbang. Untuk berkemah di Tempat Wisata Batu Kuda, pengunjung tak perlu melewati tanjakan dan turunan serta jalan jauh. Parkir motor atau mobil tidak jauh dari area berkemah.

Selain itu, Tempat Wisata Batu Kuda Gunung Manglayang itu memiliki area yang sangat luas, jadi tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat berkemah. Di sini pengunjung juga bisa menikmati pemandangan pohon hutan pinus yang menjulang tinggi, suasanya masih sejuk dan asri. Makanya, jangan lupa membawa jaket tebal ya! Karena, semakin malam akan terasa semakin dingin.

Fasilitas yang ada di sini sangat lengkap. Jika pengunjung tidak memiliki peralatan camping, seperti tenda dan sleeping bag, pengelola menyewakannya. Selain itu, ada warung makanan yang berjejer di sekitar tempat kemah, toilet, dan mushola.

Area camping memiliki situs Batu Kuda yang merupakan peninggalan agama pra-islam dengan perwujudan seekor kuda yang menjadi tunggangan Prabu Layang Kusuma dan Permaisurinya Ratu Layang Sari.