Taman Wisata Kayangan Api, Misteri Api Abadi di Bojonegoro

Ada tempat wisata yang sangat populer di Kota Bojonegori, Jawa Timur. Namanya Taman Wisata Kayangan Api. Tempat ini terkenal sebagai destinasi liburan menarik karena di sana terdapat sumber api abadi. Konon, api yang ada di tempat ini sudah ada sejak zaman Majapahit dan tidak pernah padam hingga sekarang.

Keberadaan api abadi di Taman Wisata Kayangan Api ini memang tidak lepas dari situasi Kota Bojonegoro yang dikenal kaya kandungan minyak bumi. Selain itu, ternyata ada pula kisah mistis yang muncul di balik keberadaannya. Konon, api ini tidak lepas dari kisah seputar Kerajaan Majapahit.

Taman Wisata Kayangan Api

baca juga: Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Kelenteng Terbesar Asia Tenggara di Jawa Timur

Awal Mula Keberadaan Taman Wisata Kayangan Api

Menurut cerita dari juru kunci Taman Wisata Kayangan Api, Mbah Djuli, api abadi di tempat ini berkaitan erat dengan sosok Mbah Kriyo Kusumo yang dikenal sebagai pembuat benda pusaka. Mbah Kriyo dikenal sebagai sosok yang kerap melakukan tirakat di daerah hutan dan memiliki sebutan lain sebagai Mpu Supo.

Dari tangan Mpu Supo lah, tercipta berbagai benda pusaka milik kerajaan Majapahit. Baik yang berbentuk tombak, keris, ataupun pedang. Mbah Juli pun mempercayai kalau api abadi Kayangan Api merupakan perwujudan dari benda-benda pusaka ciptaan Mpu Supo.

Taman Wisata Kayangan Api

Dia pun percaya kalau sosok Mpu Supo tidak pernah tiada, melainkan muksa atau berubah wujud. Apalagi, Mbah Djuli mengaku kalau dirinya sering bertemu dengan wujud orang tua yang memberi pusaka.

baca juga: Air Terjun Nglirip Tuban – Wisata Alam Instagramable Keren di Jawa Timur

Fenomena Aneh di Taman Wisata Kayangan Api

Api yang tidak pernah padam bukanlah satu-satunya fenomena unik yang bisa dijumpai di Taman Wisata Kayangan Api. Air Sumur Blekutuk yang terletak sekitar 50 meter dari Api Kayangan memiliki suhu yang dingin. Padahal, air itu selalu terlihat dalam kondisi mendidih.

Fenomena unik lainnya, adalah fakta mengenai area sekitar Taman Wisata Kayangan Api yang selalu subur. Terlihat dari pepohonan rindang yang mengitari area ini. Ditambah lagi, air yang ada di Sumur Blekutuk ternyata tidak pernah kering ataupun meluap. Baik saat musim hujan ataupun kemarau.

Karena kekeramatannya tersebut, tidak sembarangan bisa mengambil api dari tempat ini. Pengambilannya harus dilakukan dengan acara khusus. Salah satunya adalah Jumenengan Ngarsodalem Hamengkubuwono X. Saat acara tersebut, akan diselenggarakan selamatan serta tayuban dengan berbagai kesenian khas Jawa.

Lokasi Taman Wisata Kayangan Api

Kalau ingin menyaksikan keajaiban tempat ini, wisatawan dapat berkunjung secara langsung menuju ke Desa Sendangharjo yang ada di Kecamatan Ngasem. Jaraknya sekitar 15 km dari pusat Kota Bojonegoro.