Museum Surabaya Gedung Siola, Wisata Sejarah Terbaru di Kota Pahlawan

Museum Surabaya Gedung Siola kini menjadi destinasi wisata baru di Kota Surabaya. Sesuai dengan namanya, museum ini bertempat di bangunan tua bersejarah, yakni Gedung Siola. Peresmiannya pun dilakukan secara langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada tahun 2015.

Keberadaannya pun memeroleh sambutan antusias dari para wisatawan. Apalagi, gedung ini sebelumnya sempat terabaikan dan menjadi gedung yang tak berfungsi. Suasananya pun sangat tidak tertata, dan banyak sampah di sana-sini. Namun, berkat pembukaan museum ini, kondisinya sudah jauh lebih baik.

Museum Surabaya Gedung Siola

Sejarah Museum Surabaya Gedung Siola

Bangunan ini diketahui telah berdiri sejak tahun 1877. Saat itu, bangunan Gedung Siola menjadi kepemilikan seorang asal Inggris bernama Robert Laidaw. Robert menggunakan bangunan Museum Surabaya Gedung Siola ini sebagai tokonya yang bernama Whyteaway Laidlaw & Co. Di dalamnya terdapat beragam jenis pakaian serta produk tekstil.

Museum Surabaya Gedung Siola

Toko milik Robert ini pun berkembang dengan sangat pesat. Bahkan, pernah dikenal sebagai toko serba ada terbesar di wilayah Hindia Belanda. Selanjutnya, gedung ini juga memiliki peran besar dalam pertempuran antara pejuang Indonesia melawan Sekutu. Pada peperangan tersebut, Gedung Siola terpaksa dibumi hanguskan.

Selanjutnya, setelah era kemerdekaan, bangunan Museum Surabaya Gedung Siola kembali digunakan sebagai pusat perbelanjaan. Hanya saja, pada tahun 1998, gedung ini tutup dan baru kembali buka pada tahun 1999. Kali ini gedung tersebut dipakai oleh Ramayana Department Store–lebih familier disebut Ramayana Siola.

Daya Tarik Museum Surabaya Gedung Siola

Lalu, apa saja yang bisa didapatkan ketika berkunjung ke Museum Surabaya Gedung Siola? Cukup banyak. Sesuai dengan namanya, museum ini menyimpan berbagai koleksi yang memperlihatkan sejarah Kota Surabaya. Banyak benda antik bisa ditemukan di sini, terutama koleksi yang memperlihatkan situasi Kota Surabaya di masa lalu.

Museum Surabaya Gedung Siola

Menariknya lagi, museum yang terletak di Jalan Tunjungan ini bisa dikunjungi secara cuma-cuma. Para wisatawan, baik yang berasal dari dalam kota ataupun luar kota bisa datang ke tempat ini tanpa harus membayar tiket masuk. Perlu diketahui, tempat ini bisa dikunjungi dalam rentang antara pukul 9 pagi hingga 9 malam.