Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Wisata Edukasi Sejarah yang Instagramable

Anda tak hanya bisa bersenang-senang di Jogja, bisa juga untuk mencari edukasi. Misalnya, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Tak hanya mendapatkan pengalaman baru dengan mengelilingi bangunan bersejarah, Anda akan mendapat manfaat seperti pengetahuan sejarah.

Sebelum memasuki daerah bangunan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Anda akan bertemu dengan banyaknya pedagang kaki lima yang menjaja barang dagangan mereka. Bagi pencinta batu cincin misalnya akik, Anda bisa membelinya di penjual kaki lima yang ada di sana. Tak hanya batu cincin, terkadang juga ada yang menjual poster atau merchandise.

museum benteng vredeburg yogyakarta
via vredeburg

Dari luar pagar Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, terdapat sebuah Monument Serangan Oemoem 1 Maret 1949 yang merupakan bagian dari museum ini. Terkadang di tempat sana terdapat pertunjukan seni yang diadakan di hari tertentu saja. Menengok ke arah, sebuah karya seni unik berbentuk kaki manusia dengan atas berupa akar-akar pohon akan membuat Anda terkesan.

Sebelum memasuki gerbang, Anda akan melewati wilayah parkir dahulu, selanjutnya melewati sebuah parit. Parit ini segasja dibuat pada jaman dahulu sebagai penunjang pertahanan yang memang dahulu kala museum ini adalah sebuah benteng. Perbedaanya, jika dahulu jembatan untuk melewati parit ini adalah jembatan gantung yang bisa dinaikkan dan diturunkan, sekarang telah dibuat jembatan permanen untuk mempermudah wisatawan.

museum benteng vredeburg yogyakarta
via vredeburg

Sebelum memasuki Museum Benteng Vredeburg, Anda harus membeli karcis untuk memasuki wilayah benteng dengan harga karcis yang sangat terjangkau. Di mana di tempat pembelian karcis juga dipasang papan informasi bahwa dibuka pada jam 8 pagi sampai 4 sore pada hari biasa dan jam 8 sampai jam 5 sore saat weekend.

Koleksi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Sebelum jauh memasuki wilayah bangunan, Anda akan disambut dengan dua buah patung tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Patung tersebut adalah Letnan Jenderal Oerip Soemoharjo dan Jenderal Soedirman. Menariknya, di belakang ke dua patung tersebut terdapat masing-masing sebuah meriam. Yang mana menambah suasan kekentalan sejarah pada masa lalu.

Museum Benteng Vredeburg ini, terdapat diorama/ ruang minirama, yang terdiri dari empat minirama yang masing-masing memiliki spesifikasinya. Untuk ruang diorama satu, Anda akan diajak untuk mengenang sejarah sejak jaman perang diponegorro hingga penjajahan Jepang. Yang ke dua Anda akan diajak berkenalan dengan sejarah proklamasi hingga agresi militer Belanda.

museum benteng vredeburg yogyakarta
via afastar

Berbeda dengan diorama tiga yang menyajikan sejarah mulai dari perjanjian renville, hingga kesejarah kedaulatan RIS (Republik Indonesia Serikat). Terakhir, Anda akan bertemu dengan sejarahterbentuknya NKRI hingga orde baru. Masing-masing diorama memiliki penjelasan yang bisa dibaca sehingga sekalipun tak memakai pemandu, Anda pasti akan langsung paham dengan sejarah yang ditunjukan museum ini.

Tak hanya itu, beberapa bendqa kuno asli peninggalan sejarah bangsa Indonesia juga terlihat seperti senjata, peralatan minum masa penjajahan Jepang dan lain-lain. Yang terpenting bagi kaum muda, tempat ini sangat instagramable sehingga cocok untuk dikunjungi kaula muda hingga tua sekalipun.

Cara Menuju Lokasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Anda pun bisa menuju lokasi benteng ini dengan sangat mudah. Bisa menjangkaunya cukup dengan berjalan kaki dari Jalan Malioboro. Tepatnya beralamat di Jalan Margo Mulyo /Jalan A. Yani nomor 6, Ngupasan, Yogyakarta.