Menyaksikan Hasil Karya Lukisan Mengagumkan di Museum Blanco Renaissance Bali

Di Bali tidak sedikit museum ada, terdapat banyak museum yang dapat anda kunjungi, salah satunya Museum Blanco Renaissance Bali. Museum yang didirikan untuk mengabadikan karya-karya dari seorang seniman ternama di Bali ini terletak di daerah Ubud.

Seniman tersebut adalah Antonio Blanco. Antonio Blanco merupakan seniman yang lahir di Manila, Filipina pada 15 Sepetember 1911. Antonio Blanco yang melakukan pengembaraan akhirnya dapat sampai ke Bali tepatnya Singaraja. Namun, saat ia berada di Ubud, Ia merasa takjub akan keindahan alam yang ada. dan akhirnya Ia pu mulai menetap dan mulai bergabung dengan masyarakat Ubud.

Museum Blanco Renaissance Bali

Sang maestro ini kemudian bertemu dengan seorang wanita yang merupakan penari Bali, yaitu Ni Ronji dan kemudian menikahinya. Dari pernikahan tersebut Antonio Blanco memiliki empat anak, yaitu Tjempaka Blanco, Mario Blanco, Orchid Blanco, dan Mahadevi Blanco.

Museum yang didirikan di area seluas 20.000 meter ini mulai dibangun pada 28 Desember 1998. Kemudian diresmikan pada 15 September 2001, dan saat diresmikan sayangnya Antonio Blanco telah wafat akibat penyakit jantung dan gagal ginjal.

Museum Blanco Renaissance Bali dibangun untuk mengenang serta memamerkan hasil karya miliki Antonio Blanco. Museum ini dikelola oleh anak kedua dari Antonio Blanco, yaitu Mario Blanco yang juga mewarisi keahlian melukis dari ayahnya.

Daya Tarik Museum Blanco Renaissance Bali

Museum Blanco Renaissance memiliki bangunan bergaya Eropa namun terdapat ornamen khas Bali yang masih melekat di museum ini. Di depan pintu masuk, anda akan menjumpai foto Antonio Blanco.

Museum ini memiliki gerbang kokoh yang terbuat dari marmer serta tanda tangan dari sang maestro sendiri. Memasuki gerbang depan museum, anda juga dapat menyaksikan hewan-hewan seperti, burung golden macaw, kakatua putih, dan kakatua raja.

Museum Blanco Renaissance Bali

Di Museum Blanco Renaissance anda dapat menikmati sekitar 300 lukisan. Lukisan-lukisan tersebut dipamerkan di lantai satu dan lantai dua. Pada umumnya lukisan karya Antonio Blanco yang dipamerkan bertemakan mengeksplorasi tubuh wanita. Ia menganggap bahwa wanita merupakan sosok yang penuh dengan pengorbanan.

Eksplorasi terhadap obyek tubuh perempuan membuat Ia sebagai seorang pelukis dengan aliran Impresionis Romantis. Selain lukisan dengan tema tersebut, anda juga dapat melihat karyanya yang menggambarkan alam dan budaya Bali

Karya-karya dari Antonio Blanco bisa dibilang cukup berbeda dari karya yang biasanya anda temui di museum lainnya. Pada museum ini anda akan melihat, bahwa karya dari Antonio Blanco memiliki bingkai khusus yang sesuai dengan tema lukisannya. Bingkai-bingkai lukisan tersebut didesain sendiri olehnya .

Fasilitas Museum Blanco Renaissance Bali

Museum Blanco Renaissance juga dilengkapi dengan perpustakaan, ruang auditorium, toilet, ruang audio visual, ruang penyimpanan koleksi, ruang reparasi, kantin/cafe. Di muesum ini juga memiliki toko souvenir yang menjual aneka kerajinan khas Bali.

Untuk masuk ke museum ini, maka akan dikenai biaya tiket masuk sebesar IDR 30.000 untuk wisatawan domestik dan IDR 50.000 untuk wisatawan mancanegara. Harga tiket masuk tersebut selain anda dapat mengeilingi area museum, anda juga akan mendapat welcome drink berupa sirup segar.

Lokasi Museum Blanco Renaissance Bali

Cobalah untuk berlibur dengan mengenal hasil-hasil seni yang ada di Bali, seperti berkunjung ke sebuah museum. Bagi anda yang juga tertarik untuk berkunjung ke Museum Blanco Renaissance ini, maka anda dapat menuju ke Jalan Raya Campuha, Desa Sayan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. museum akan buka setiap hari pada pukul 09.00 – 17.00 WITA.