Curug Ciastana Cianjur Yang Masih Alami

Curug Ciastana Cianjur berada di Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. Curug Ciastana adalah salah satu air terjun yang berada di Cianjur Selatan. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan debit airnya yang deras. Penamaan Curug Ciastana ini karena tak jauh dari Curug Ciastana ini berada terdapat sebuah pemakaman warga. Astana adalah bahasa sunda yang berarti makam. Karena hal itu pula yang menjadikan air terjun ini bernama Curug Ciastana.

Curug Ciastana ini memiliki keunikan jika dibandingkan dengan air terjun lainnya yang ada di Cianjur Selatan seperti Curug Citambur atau Curug Ngebul. Curug Ciastana ini memiliki bentuk yang sedikit lebar dan mirip sebuah tirai panjang. Selain itu dibawah air terjun ini membentuk sebuah danau kecil, dan dari danau ini kembali jatuh akibat dari hasil patahan tanah. Dari patahan tersebut kembali membentuk air terjun yang lebih pendek namun lebar

curug ciastana cianjur masih alami

Lokasi Curug Ciastana Cianjur Selatan

Air terjun di Cianjur yang masih sepi dan belum banyak terjamah oleh wisatawan ini terletak di Desa Bokongkasih, Kadupandak, Cianjur, Jawa Barat. Untuk masuk ke lokasi wisata, belum dipungut biaya retribusi. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir saja, yakni sebesar Rp 2 ribu.

cianjur selatan

Rute Menuju Curug Ciastana Cianjur

Rute menuju Curug Ciastana memang sangat sulit dan melelahkan, tapi panorama yang disajikan oleh Curug Ciastana akan segera mengobati rasa lelah trip-er setelah menempuh perjalanan panjang tersebut. Keunikan dari Curug Ciastana adalah aliran air di curug ini sekilas tampak seperti tirai atau gorden karena bentuknya yang melebar. Selain itu Curug Ciastana merupakan curug yang bertingkat dua. Di kedua tingkatannya berupa kolam yang cukup luas dan agak dalam. Namun curug ini terbilang cukup aman meski di musim hujan sekalipun, sehingga memungkinmkan para pengunjung untuk berenang di sini.

Untuk bisa sampai ke Curug Ciastana ini hanya bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua. Hal itu karena letaknya yang sangat terpencil, jalannya sangat sempit dan berbatu. Dengan menggunakan kendaraan roda dua pun harus berhati-hati, apalagi bagi kamu yang menggunakan kendaraan matic. Jalanan yang sangat sempit, sedikit menanjak dan berbatu bisa membahayakan kamu yang membonceng seseorang.