Candi Borobudur – Tempat Wisata Termegah dan Terpopuler di Jawa Tengah

Siapa yang tidak mengenal Candi Borobudur? Candi yang satu ini sudah lama dikenal sebagai bangunan suci umat Budha paling megah sedunia. Candi ini juga tercatat sebagai salah satu bukti keajaiban dunia. Mengingat, candi ini telah berdiri sejak tahun 800-an Masehi dan masih terjaga hingga sekarang.

Hal yang paling mencolok dari Candi Borobudur adalah keberadaan stupa raksasa di bagian puncaknya. Keberadaan stupa tersebut diiringi dengan 2 stupa lainnya yang di dalamnya terdapat arca Buddha dalam posisi duduk bersila. Candi ini juga dikenal memiliki sebanyak 2.672 panel relief dan merupakan koleksi relief Budha paling lengkap dan kompleks sedunia.

candi borobudur

baca juga: Taman Srigunting Semarang – Tempat Hunting Foto Favorit di Kawasan Kota Lama

Tempat ini pun menjadi lokasi penting peribadahan umat Budha tanah air. Saat perayaan Waisak, umat Budha dari berbagai penjuru tanah air dan negara-negara lain pun berbondong-bondong datang ke sini. Mereka akan melangsungkan upacara perayaan waisak secara besar-besaran pada momen tersebut.

Para peziarah yang masuk ke area Candi Borobudur, biasanya mengikuti ritual berkeliling candi dari bangunan dasar searah jarum jam. Kemudian dilanjutkan ke tingkatan Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Meski begitu, tidak sedikit pula wisatawan beragama lain yang juga turut berkunjung dan menyaksikan kemegahan tempat wisata terpopuler Jawa Tengah ini.

Berburu Matahari Terbit di Candi Borobudur

Satu aktivitas yang kini kerap diburu oleh para wisatawan ketika berkunjung ke Borobudur adalah berburu foto matahari terbit. Anda pun bisa secara langsung masuk ke area candi melalui pintu masuk yang ada di Hotel Manohara. Hanya saja, biayanya cukup mahal. Untuk wisatawan yang tidak menginap, dikenakan biaya masuk sebesar Rp325 ribu per orang. Sementara bagi mereka yang menginap, dipatok dengan banderol sebesar Rp275 ribu per orang.

baca juga: Masjid Agung Jawa Tengah – Simbol Kebesaran Islam di Kota Semarang

Alternatifnya, Anda juga bisa memperoleh pemandangan matahari terbit yang tidak kalah indahnya di Punthuk Setumbu. Apalagi, akses masuk ke Punthuk Setumbu jauh lebih murah dibandingkan Hotel Manohara. Hanya saja, Punthuk Setumbu berjarak sekitar beberapa ratus meter dari Candi Borobudur. Berbeda dengan Hotel Manohara yang memungkinkan para pengunjung untuk masuk secara eksklusif ke area candi.